Select Page

Hi Steemians…

Sumber : HIV AIDS

Sudah delapan tahun saya bekerja di Rumah Sakit dan tidak sedikit saya jumpai pasien dengan HIV AIDS, sayangnya para suami yang terkena penyakit ini menularkannya ke isteri dan anaknya.

Kebanyakan dari mereka berprofesi sebagai supir truk yang sering bepergian jauh dan lama pulang. Ternyata mereka bermain dengan pekerja seks komersial di pertengahan jalan.

Waktu berjalan dan ternyata virus itu menggerogoti si suami dan melalui hubungan suami isteri, pasangannya pun terkena mirisnya anak yang sedang dikandung pun terkena pula.

Sering kali saya perhatikan dengan sabar si isteri merawat, padahal virus itu ditularkan dari suaminya.

Ketika tanda-tanda berikut muncul, kita harus berhati-hati.

  • Mencret yang tak kunjung berhenti, bahkan berbulan-bulan
  • Sesak nafas dan batuk yang tak kunjung sembuh
  • Sariawan yang tak sembuh-sembuh
  • Luka seperti bopeng di seluruh kulit

Penularan bisa dari hubungan seks, transfusi darah, dan pemakaian jarum secara bergantian terutama untuk pengguna narkoba.

Setiap hari kasus ini semakin bertambah, datang dengan usia yang kebanyakan masih muda bahkan belasan.

Ada juga yang bekerja sebagai sales promotion boy di mal-mal besar, yang senang melakukan hubungan seks melalui anak.

Banyak alasan yang dikemukan, karena kebutuhan ekonomi dan pergaulan yang salah.

Ada satu cerita ketika seorang ibu dengan anak penderita HIV AIDS tidak percaya dengan diagnosa yang ditegakkan Dokter, menurutnya anaknya sangat baik, tidak pernah macam-macam dan di rumah kelakuannya sopan. Sang Ibu hanya bisa terdiam ketika Dokter menjelaskan bahwa si anak mengaku sendiri jika ia penyuka hubungan sesama jenis, dan pacarnya tersebut sudah meninggal duluan.

Kita patut peduli sekitar kita, karena angka kejadian HIV AIDS semakin meningkat, tidak bisa Kita menyangka siapa yang akan terkena. Pantau anak-anak kita dan dengan Doa kita berharap akan selalu berada di dalam lindunganNya.

Terima kasih sudah berkunjung sampai jumpa di postingan selanjutnya.

Salam

@bundaqubeki