Select Page

 

Hi Steemians…

Hari ini sudah memasuki hari kedua dalam bulan syawal.

Masih banyak dijumpai orang yang berlalu lalang mengunjungi sanak saudara, seperti kebiasaan di keluarga saya dari pihak papa. Ada tradisi untuk berkumpul bersama di hari raya kedua. Bergantian setiap tahunnya. Di tahun ini diadakan di rumah abangnya papa, dikarenakan abangnya papa sudah meninggal, maka anaknya lah yang meneruskan tradisi ini.

Masing-masing keluarga membawa makanan masing-masing, si empunya rumah hanya menyediakan tempat jadi diharapkan tidak merepotkannya.

Papa berasal dari keluarga besar, mereka tigabelas bersaudara.Papa sendiri adalah anak ke duabelas  Maka tak heran bila dari tuturnya saya sudah mempunyai cicit.

Hanya satu kali dalam setahun kami keluarga besar bisa berkumpul. Bila di absensi mungkin ratusan sudah ada keluarga besar papa.

Lain lagi di kebiasaan sepupuku, mereka memilih hari raya ketiga untuk berkumpul. Setiap tahunnya ada saja penambahan anggota keluarga bisa dari bayi yang baru lahir atau yang baru menikah. Nah bagi mereka diwajibkan untuk menginformasikan diri mereka ke keluarga sepupu saya ini. Dan untuk anak-anak, bagi yang sudah bisa berbicara diwajibkan memperkenalkan dirinya dan didengarkan seluruh anggota keluarga. Tampak wajah malu-malu sambil bercerita siapa namanya dan dari keluarga mana ia berasal.

Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk saling mengenal, karena kesibukan yang padat membuat kami tidak bisa saling berjumpa. Namun di momen lebaran rasanya tidak pantas bila tidak datang kecuali yang sangat berhalangan hadir seperti sakit.

Mungkin tradisi di keluarga kamu berbeda ya, apapun itu jadikanlah momen lebaran ini sebagai ajang bersilaturahmi dan saling memaafkan.

 

Salam

@bundaqubeki